Stop Menggunakan AI : Ini Dia Beberapa Alasan nya !
Selamat datang kembali di Narasi Michael , kali ini saya akan membahas tentang Stop Menggunakan AI: Ini dia Alasannya !. Yup , kalian tidak salah melihat dan kalian tidak salah membaca tentang artikel ini. Tidak di pungkiri AI memang sangat-sangat membantu kita, entah itu dari aktivitas kita, liburan kita, sampai AI membantu dalam kreativitas kita.
Seperti yang saya katakan tadi, Penggunaan AI ini contohnya dalam aktivitas kita yaitu seperti menggunakan AI yang anda pastinya familiar yaitu chatgpt, gemini, atau sejenisnya. Aktivitas kita seperti membuat artikel , membuat makalah , membuat skripsi menggunakan AI , Kalau liburan kita tanyakan kepada chatgpt , bahkan chatgpt juga bisa memberikan kreativitas, seperti membuat design banner, membuat design kartu nama, dll.
Sejujurnya Narasi Michael pun sebenernya memakai AI untuk membuat design thumbnail blog melalui chatgpt, dan pengguanaan aktivitas dll nya. Akan tetapi , Narasi Michael tidak ingin menggunakan nya kembali , dikarenakan ada banyak beberapa faktor yang nanti akan di bahas. Sebelum masuk ke artikel pertama , kalian harus mengetahui terlebih dahulu Perkembangan Teknologi dari Masa ke Masa: Dulu hingga Kini.
Ini Dia Beberapa Alasan Mengapa Kalian Harus Stop Menggunakan AI
1. Pengunaan Sumber Daya Yang Sangat Banyak
Yup, Data Center AI ini sangat besar loh sobat. Dilansir dari detik.net, penggunaan air untuk data center AI ini 1megawatt (MW) atau setara dengan 25,5 juta liter air per tahunnya untuk keperluan pendinginan untuk data center AI ini.
AI mengonsumsi energi dalam jumlah besar untuk melatih model data yang kompleks. Saat energi digunakan dalam skala tersebut, air diperlukan untuk mendinginkan mesin-mesin yang menjalankan pemrosesan AI.
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan dan perluasan data center pendukungnya akan semakin memperberat tantangan ini. GPT-3, sebuah model AI, diperkirakan mengonsumsi 500 ml air untuk setiap 10 hingga 50 respons yang dihasilkan. Jika dikalikan dengan miliaran penggunanya, total jejak air yang dihasilkan oleh AI menjadi sangat besar.
Lebih lanjut, sebuah studi terbaru memperkirakan bahwa AI dapat mengonsumsi 1,7 triliun galon air secara global pada tahun 2027. Hal ini akan berdampak sangat buruk terhadap sumber daya air.
Menurut The Conversation( Dilansir dari detik.net ), penilaian terkini oleh para peneliti Stanford University menunjukkan bahwa dari 9.500 data center yang ada di dunia, sebagian besar terkonsentrasi di Amerika Utara dan Eropa, dan seperempatnya 'sudah berada di lokasi di mana permintaan air melebihi pasokan lokal setidaknya pada sebagian waktu dalam setahun'.
Menurut The Conversation( Dilansir dari detik.net ), penilaian terkini oleh para peneliti Stanford University menunjukkan bahwa dari 9.500 data center yang ada di dunia, sebagian besar terkonsentrasi di Amerika Utara dan Eropa, dan seperempatnya 'sudah berada di lokasi di mana permintaan air melebihi pasokan lokal setidaknya pada sebagian waktu dalam setahun'.
https://vt.tiktok.com/ZSbRtJ2ns/
2. Indonesia Bisa Menuju kekeringan
Terakhir update:
Post a Comment for "Stop Menggunakan AI : Ini Alasan nya !"
Ketentuan Komentar
Silakan berkomentar dengan sopan dan relevan dengan topik artikel.
Komentar yang mengandung spam, perjudian/judi online, pornografi, ujaran kebencian, SARA, penipuan, promosi berlebihan, atau konten negatif yang tidak relevan tidak akan disetujui.
Jika ingin mempromosikan blog atau website, silakan cantumkan nama dan tautan website yang relevan secara wajar. Setiap komentar tetap akan melalui proses moderasi.
Terima kasih telah ikut menjaga kolom komentar NarasiMichael tetap nyaman dan bermanfaat. 🙏